“90% dari pelaku bisnis
network-marketing (MLM) mengalami kegagalan.” Saya yakin Anda telah
berkali-kali mendengar pernyataan tersebut dilontarkan oleh orang-orang di
sekitar Anda, baik dari orang yang menjalankan bisnis network-marketing, maupun
yang tidak menjalankannya. Jika 90% orang yang menjalankan bisnis
network-marketing mengalami kegagalan, penyebabnya apa? Salah siapa?
Ada beberapa penyebab utama mengapa
90% dari pelaku bisnis network-marketing mengalami kegagalan. Kadang-kadang
kesalahan memang dapat dilimpahkan kepada perusahaan network-marketing yang
tidak beritikad baik. Akan tetapi, tidak jarang juga, kesalahan berada di pihak
distributor yang mengalami tersebut.
Di bawah ini saya cantumkan
beberapa faktor utama penyebab kegagalan di bisnis network-marketing :
Satu : Distributor yang “Nafsu Besar, Usaha Kurang”,
Dua : Distributor yang Kutu Loncat,
Tiga : Distributor yang menjadi Gudang Penimbunan Produk,
Empat : Distributor yang anggota NATO,
Lima : Distributor yang terlalu cepat “Say Good Bye”.
Mungkin Anda sedikit bingung
dengan faktor-faktor penyebab kegagalan di network-marketing yang saya sebutkan
di atas. Penjelasan atas ke-lima faktor utama yang menyebabkan kegagalan di
bisnis network-marketing akan saya uraikan dalam artikel-artikel tersendiri.
Sesudah membaca artikel-artikel
tersebut, renungkanlah dan pelajarilah apakah kegagalan di bisnis
network-marketing secara mutlak merupakan kesalahan perusahaan
network-marketing? Mungkinkah si distributor sendiri adalah penyebab utama
kegagalannya di bisnis network-marketing?